Mengenal Cara Bermain Dhakon, Warisan Budaya Tak Benda

20-05-2022

https://ruangmainan.com - Dhakon adalah sebutan lain dari permainan congklak yang berasal sadi daerah Jawa. Nama dhakon diberikan untuk sebutan papan congklak tradisional yang masih terbuat dari kayu yang diukir.

Pada umumnya permainan ini dimainkan oleh anak-anak perempuan, namun orang dewasa juga dapat memainkannya sebagai salah satu sarana hiburan semata.

Dhakon biasanya dibuat dengan ukuran panjang 50cm, lebar 20 cm, dan tebal 10 cm, dengan jumlah lubang sebanyak minimal 12 buah.

Pada zaman dahulu, papan dhakon hanya dapat dibeli oleh anak-anak bangsawan saja. Sedangkan rakyat jelata dapat memainkan permainan ini dengan membuat lubang-lubang kecil di tanah.

Permainan ini hanya dapat dimainkan bila ada 2 orang pemain, yang dimainkan secara bergantian sesuai kesepakatan bersama antar pemain.

Cara Bermain Dhakon

Jika kamu lupa cara bermain dhakon, maka kamu dapat mengingatnya dengan menggunakan cara-cara berikut ini.

1. Langkah pertama, kedua pemain harus duduk dan saling berhadapan.

2. Untuk pemain pertama, ditentukan melalui kesepakatan antar pemain.

3. Cara bermain congklak dengan memasukkan butir dhakon ke lubang daerah masing-masing dengan jalur searah dengan jarum jam.

4. Permainan terus akan lanjut bermain sampai butir yang terakhir yang ada di tangan masuk ke dalam kampung sendiri atau lawan.

5. Jika butir terakhir habis pada lubang yang kosong maka langkah pemain harus terhenti.

6. Kemudian permainan akan digantikan lawan dan melanjutkan hingga butirnya mati.

7. Umpanya jika buah yang terakhir jatuh pada rumah sendiri, maka pemain dapat melanjutkan permainan dengan cara mengambil butir yang berjumlah begitu banyak dikampung sendiri.

8. Sebaliknya jika butir berhenti di kampung lawan maka permainan kita sampai disini saja.

9. Setelah berakhirnya ronde pertama, setiap pengisian rumahnya dengan butir-butir yang ada di kakmpungnya, jika rumahnya tidak terisi maka dianggap terbakar.

10. Rumah itu tidak bisa di isi pada ronde ini dan ronde selanjutnya sampai pihak lawan mengakui kekalahan.

11. Diakhir ini adalah, butir congklak dari rumah masing-masing di hitung. Pemanang pemain adalah yang memiliki paling banyak.

12. Jika jumlah butir sama dengan lawan, maka yang dihitung adalah rumah yang terbakar yang paling banyak itu adalah yang kalah.

Manfaat Bermain Dhakon

Ternyata permainan tradisional yang satu ini tidak hanya dapat dijadikan sebagai media hiburan saja loh teman.

Pada nyatanya, permainan ini juga memiliki manfaat dan dapat juga dijadikan sebagai salah satu mainan edukatif untuk anak. Apa saja manfaatnya, simak pembahasan berikut ini ya teman.

1. Melatih Kejujur Pada Anak

Terkadang jika tangan sudah menumpuk, bisa aja lewat cekungan sambil menjatuhkan dua biji atau bahkan tidak menjatuhkan.

Gerakan ini terkadang tidak bisa dilihat karena gerakan yang begitu cepat. Nah, disinilah anak-anak diajarkan untuk jujur ​​dan juga sportif.

Jujur untuk hanya menampilkan satu biji dakon saja di tiap tiap cekungan. Sportif untuk menerima kalau memang dirinya kalah.

2. Mengajari Anak Untuk Berhitung

Pada dasarnya, setiap anak harus memasukkan 7 biji dakon di awal permainan. Sedangkan pada akhir permainan, pemain harus menghitung jumlah biji dakon yang diperoleh masing-masing yang telah dikumpulkan dalam cekungan besar.

Jumlah kedua biji dhakon harus genap 98 agar dapat cukup mengisi semua lubang kecil. Disinilah anak akan belajar berhitung, dan juga meneliti bila ada biji dakon yang hilang.

3. Menjaga Warisan Budaya yang Tak Benda

Warisan budaya Indonesia begitu banyak, salah satunya adalah permainan dhakon ini. Permainan ini sudah dimainkan sejak zaman dahulu.

Bahkan di zaman kerajaan dan penjajahan, permainan ini sudah dimainkan oleh anak-anak Nusantara. Walau pada nyatanya permainan ini bukan berasal dari Indonesia, namun tetap saja permainan ini sudah dimainkan secara turun temurun dalam jangka waktu yang lamah.

4. Melatih Kesabaran Pada Anak

Salah satu manfaat terbesar dan sangat berguna untuk bermain congklak adalah dapat melatih kesabaran.

Terutama jika bermain dengan lawan yang jago dan pandai dalam permainan ini, yang mana ketika dia melakukan satu putarannya saja, dapat mengumpulkan puluhan biji dhakon.

 Maka lawannya harus menunggu gilirannya berakhir dalam jangkan waktu yang lamah. Maka bagi anak-anak latihan kesabaran seperti ini sangat luar biasa.

5. Mengurangi Ketergantungan Anak Pada Game

Pada zaman sekarang banyak anak yang sudah lupa dengan berbagai jenis permainan tradisional, mereka banyak menghabiskan waktu untuk berbaring sambil bermain gadget ataupun game.

Padahal kegiatan ini dapat memberikan dampak buruk bagi anak loh, salah satunya anak akan dapat terkena rabun dan harus memakai kaca mata padahal masih menginjak usia dini.

Maka kamu dapat menyelingi waktu bermain gadgetnya dengan permainan lain yang bersifat mengedukasi, salah satunya adalah bermain dhakon.

Ketika kamu bermain dhakon, setidaknya 1-2 jam, semoga bisa membuat kamu merasakan hal yang menyenangkan dan berbeda dari gaya hidup yang kamu lakukan biasanya.

Demikianlah informasi mengenai dhakon yang dapat menambah wawasan kamu mengenai permainan tradisioal yang merupakan salah satu warisan budaya yang tak benda.